HUKUM MEMPERBAHARUI NIKAH (TAJDID NIKAH)
عربي | English | Türkçe | Indonesia | فارسی | اردو
233 Dilihat
0 Suara
Assalamualaikum. Bagaimana
khabare mbah ?? mau nanya nich, bagaimana hukumnya tajdidun nikah ? mohon
dilampirkan skalian ibaratnya, thanks sebelumnya. [Rijal
Ahmad].
oleh
197rb Poin

1 jawaban

0 Suara
Wa'alaikumsalam.
Mengenai hukum tajdiid an-nikah (memperbaharui nikah/mbangun nikah-java-pent) terdapat dua pendapat ulama :

1.Pendapat yang shahih (kuat/benar) hukumnya boleh karena di dalam membangun nikah terdapat unsur TAJAMMUL (memperindah) dan IHTIYAATH (kehati-hatian dari sepasang suami istri) sebab bisa saja terjadi sesuatu yang bisa merusak nikah tanpa mereka sadari dan membangun nikah menetralisir kemungkinan tersebut.

2.Pendapat yang kedua (pendapat lemah) tidak memperkenankan karena dapat merusak akad nikah yang pertama.

Keterangan diambil dari:

أَنَّ مُجَرَّدَ مُوَافَقَةِ الزَّوْجِ عَلَى صُورَةِ عَقْدٍ ثَانٍ مَثَلاً لاَ يَكُونُ اعْتِرَافًا بِانْقِضَاءِ الْعِصْمَةِ اْلأُولَى بَلْ وَلاَ كِنَايَةَ فِيهِ وَهُوَ ظَاهِرٌ إِلَى أَنْ قَالَ وَمَا هُنَا فِي مُجَرَّدِ طَلَبٍ مِنْ الزَّوْجِ لِتَجَمُّلٍ أَوْ احْتِيَاطٍ فَتَأَمَّلْهُ.
"Sesungguhnya persetujuan murni suami atas aqad nikah yang kedua (memperbarui nikah) bukan merupakan pengakuan habisnya tanggung jawab atas nikah yang pertama, dan juga bukan merupakan kinayah darinpengakuan tadi. Dan itu jelas ….s/d … sedangkan apa yang dilakukan suami di sini (dalam memperbarui nikah) semata-mata untuk memperindah atau berhati-hati". [Tuhfah al-Muhtaaj VII/391].

وَلَوْ جَدَّدَ رَجُلٌ نِكَاحَ زَوْجَتِهِ لَزِمَهُ مَهْرٌ آخَرُ ِلأَنَّهُ إِقْرَارٌ بِالْفُرْقَةِ وَيَنْتَقِضُ بِهِ الطَّلاَقُ وَيَحْتَاجُ إِلَى التَّحْلِيْلِ فِى الْمَرَّةِ الثَّالِثَةِ.
"Jika seorang suami memperbaharui nikah kepada isterinya, maka wajib memberi mahar (mas kawin) karena ia mengakui perceraian dan memperbaharui nikah termasuk mengurangi (hitungan) cerai/talaq. Kalau dilakukan sampai tiga kali, maka diperlukan muhallil". [Al-Anwar Li A'maal al-Abroor II/156].

لو جدد رجل نكاح زوجته لزمه مهر أخر لأنه إقرار في الفرقة وينتقص به الطلاق ويحتاج إلي التحليل في المرة الثالثة.
"Seandainya seseorang memperbaharui nikah dengan istrinya maka wajib baginya membayar mahar lagi karena hal tersebut merupakan penetapan didalam perceraian (furqoh)". [Al-Anwar Li A'maal al-Abroor VII/88].

- Haasyiyah al-Jamal ala al-Minhaj IV/245 :
وعبارته: لأن الثاني لايقال له عقد حقيقة بل هو صورة عقد خلافا لظاهر ما في الأنوار ومما يستدل به على مسئلتنا هذه ما في فتح الباري في قول البخاري إلي أن قال قال ابن المنير يستفاد من هذا الحديث ان إعادة لفظ العقد في النكاح وغيره ليس فسخا للعقد الأول خلافا لمن زعم ذلك من الشافعية قلت الصحيح عندهم انه لايكون فسخا كما قاله الجمهور إهـ

- Syarah Minhaj Li Shihab Ibn Hajr IV/391 :
إن مجرد موافقة الزوج على صورة عقد ثان مثلا لا يكون إعترافا بانقضاء العصمة الأولى بل ولاكناية فيه وهو ظاهر لأنه مجرد تجديد طلب من الزوج لتجمل أو إحتياط فتأمل.

Wallaahu A’lamu bis Showaab. [Masaji Antoro].

---
Tanggal Publikasi: 2011-11-04
Link Asal: https://www.piss-ktb.com/2011/11/666-nikah-hukum-memperbaharui-nikah.html
diedit oleh
oleh
197rb Poin
[misc/was_useful]
[misc/was_useful_tell]

Pertanyaan serupa

0 Suara
1 Jawaban 166 Dilihat
piss-ktb.com Ditanyakan 23 Jan 2023
166 Dilihat
piss-ktb.com Ditanyakan 23 Jan 2023
oleh piss-ktb.com
197rb Poin
0 Suara
0 Jawaban 173 Dilihat
Firdaus Ditanyakan 23 Jan 2024
173 Dilihat
Firdaus Ditanyakan 23 Jan 2024
oleh Firdaus
120 Poin
0 Suara
0 Jawaban 109 Dilihat
Joko Ditanyakan 10 Apr 2023
109 Dilihat
Joko Ditanyakan 10 Apr 2023
oleh Joko
690 Poin
0 Suara
1 Jawaban 870 Dilihat
nasroel Ditanyakan 6 Feb 2023
870 Dilihat
nasroel Ditanyakan 6 Feb 2023
oleh nasroel
140 Poin
0 Suara
1 Jawaban 145 Dilihat
piss-ktb.com Ditanyakan 21 Jan 2023
145 Dilihat
piss-ktb.com Ditanyakan 21 Jan 2023
oleh piss-ktb.com
197rb Poin