Penjelasan Singkat Seputar Kelompok Syi'ah
عربي | English | Türkçe | Indonesia | فارسی | اردو
diedit oleh
149 Dilihat
0 Suara
0 Suara
Ada berapa macam itu syiah dan sebahaya apakah mereka dan apa ciri nya ???
 Mohon penjelasan nyah
diedit oleh
oleh
140 Poin

1 jawaban

0 Suara
0 Suara
Syiah terbagi menjadi 3 kelompok besar:

1.  Ghaliyah
Kelompok ini terpecah menjadi 15 bagian dan merupakan kelompok yang paling ekstrem dari segi pemahaman ketuhanan. Di antara kelompok ini ada yang meyakini bahwa Sayidina Ali bin Abi Thalib sebagai tuhan. Siapa pun yang memiliki keyakinan seperti ini jelas bahwa ia telah keluar dari agama Islam.

2.  Imamiyah
Kelompok ini terpecah menjadi 25 bagian dan disebut juga dengan Rafidah, diambil dari kata rafd dalam bahasa Arab yang artinya menolak. Disebut demikian karena mereka menolak Sayidina Abu Bakr dan Sayidina Umar. Kelompok ini juga disebut itsna asyariyah yang artinya kelompok yang dinisbahkan ke angka 12. Disebut demikian karena mereka meyakini bahwa Imam Mahdi Muntazor adalah Imam ke-12 dari keturunan Sayidina Ali.

3.  Zaydiyah
Mereka adalah pengikut Zayd bin Ali bin Al-Husain bin Ali bin Abi Talib. Zayd ini meyakini bahwa Sayidina Ali bin Abi Talib lebih unggul daripada sahabat Nabi yang lain. Ia juga menghormati Sayidina Abu Bakr Dan Sayidina Umar.

Dari 3 kelompok besar di atas, kelompok pertama, Ghaliyah dengan pemahaman di atas, jelas berseberangan dengan akidah Islam. Dan siapa pun yang meyakini dan mendukung pemahaman ini, maka ia telah keluar dari agama Islam. Bahkan kelompok kedua dan ketiga menyatakan bahwa kelompok Ghaliyah telah keluar dari agama Islam.

Adapun kedua kelompok terakhir (Syiah saat ini umumnya merujuk kepada kedua kelompok terakhir), keduanya memiliki penyimpangan dalam beberapa permasalahan akidah. Secara garis besar akidah mereka tidak jauh beda dengan akidah kelompok Mu’tazilah.

Penyimpangan kedua kelompok terakhir -secara umum- tidak sampai kepada batas kekufuran, kecuali jika ada indikasi lain yang menjurus kepada kekufuran.

Namun, bagaimanapun juga penyimpangan dalam akidah (Syiah, Wahabi, dll) merupakan dosa besar yang lebih berat dosanya daripada dosa besar apa pun itu seperti zina, pemabok, dll.

Oleh karena itu, sudah seharusnya kelompok apa pun yang memiliki penyimpangan akidah harus dijauhi, dan tidak mengkampanyekan tokoh-tokoh mereka, karena akibatnya sangat fatal, khususnya untuk khalayak awam.

Terdapat beberapa poin penting dari penjelasan di atas sebagai berikut:

-  Tidak boleh mengkafirkan kelompok Syiah. Selama tidak ada indikasi kekufuran yang jelas, maka harus diutamakan kehati-hatian, tidak mudah mengkafirkan.

-  Segala penyimpangan akidah harus dijauhi. Karena dosa dalam penyimpangan adalah akidah adalah dosa yang sangat dekat dengan kekufuran.

Dijawab oleh Ustadz Abdul Wahid Al Madury

Rerferensi:
Muqaddimah li Dirâsah al-Firaq, Syekh Anas al-Syarfâwî.

Maqâlât al-Islâmiyyin, Al-Imam Abil Hasan Al-Asy’ary.

Al-Farqu Bayna Al-Firaq, Al-Imam Abdul Qahir Al-BAghdâdi.

Kitab al-Firaq, Al-Imam Fakhruddi al-Razi.
oleh
3.9rb Poin
[misc/was_useful]
[misc/was_useful_tell]

Pertanyaan serupa

0 Suara
0 Suara
1 Jawaban 204 Dilihat
0 Suara
0 Suara
0 Jawaban 40 Dilihat
Joko Ditanyakan 31 Mei 2023
40 Dilihat
Joko Ditanyakan 31 Mei 2023
oleh Joko
690 Poin
0 Suara
0 Suara
0 Jawaban 36 Dilihat
Joko Ditanyakan 28 Apr 2023
36 Dilihat
Joko Ditanyakan 28 Apr 2023
oleh Joko
690 Poin
0 Suara
0 Suara
0 Jawaban 33 Dilihat
Joko Ditanyakan 22 Feb 2023
33 Dilihat
Joko Ditanyakan 22 Feb 2023
oleh Joko
690 Poin